AS, Jepang, dan Korsel Kutuk Pembentukan Aliansi Militer Rusia-Korut

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Pemimpin Korut Kim Jong Un (kanan) berfoto bersama seusai penandatanganan perjanjian bilateral di Pyongyang, pekan lalu. (Foto: Reuters)

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa mengatakan, Tokyo merasa sangat prihatin dengan semakin dalamnya hubungan antara Rusia dan Korea Utara. Menurut dia, Jepang akan mengawasi selalu interaksi Moskow dan Pyongyang. 

Sementara itu, Menlu AS Antony Blinken dalam panggilan telepon dengan Menlu Korsel Cho Tae Yul pada Jumat lalu juga mengecam kerja sama militer antara Rusia dan Korut.

Putin dan Pemimpin Korut Kim Jong Un menandatangani perjanjian aliansi di Pyongyang pada Rabu lalu. Perjanjian tersebut mencakup janji kedua negara untuk memberikan bantuan militer jika salah satu negara diserang musuh.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Saya Baik sama Putin, tapi Juga Baik sama Trump

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal