AS Jatuhkan Sanksi kepada Institut Penelitian Rusia terkait Serangan Siber ke Arab Saudi

Anton Suhartono
Steven Mnuchin (Foto: AFP)

Menurut sebuah perusahaan keamanan siber, Triton dirancang untuk mematikan sistem atau membuat sistem bekerja pada mode tidak aman atau merusak.

Depkeu AS menyatakan, Triton pada awalnya menyerang pabrik petrokimia melalui teknik phishing. Disebutkan, pada 2019 serangan menggunakan malware ini dilakukan terhadap setidaknya 20 utilitas pembangkit listrik AS.

Sanksi yang dijatuhkan depkeu, melarang warga atau organisasi yang berbasis di AS berbisnis dengan institut penelitian Rusia tersebut. Ancaman hukumannya, aset milik individu atau organisasi itu yang masih terkait dengan yurisdiksi AS akan dibekukan.

Sanksi tersebut diumumkan 2 tahun setelah kelompok keamanan siber Fireeye mengaitkan Triton dengan lembaga penelitian yang berbasis di Moskow serta orang-orang tertentu yang tidak disebutkan identitasnya.

Institut tersebut memiliki dua divisi penelitian yang berpengalaman di bidang infrastruktur penting, keamanan perusahaan, serta pengembangan senjata atau peralatan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal