AS Jatuhkan Sanksi Belasan Perusahaan dan Lembaga Penelitian China, termasuk Produsen Drone DJI

Anton Suhartono
Pemerintah AS menjatuhkan sanksi terhadap belasan perusahaan dan lembaga penelitian China (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi baru terhadap beberapa perusahaan China atas tuduhan pelanggaran HAM terhadap muslim Uighur serta memberikan dukungan kepada militer. Salah satu perusahaan yang dijatuhi sanksi adalah produsen drone terkemuka, DJI.

Departemen Keuangan AS menyatakan, DJI dan tujuh perusahaan teknologi China lainnya dianggap mendukung program pengawasan dan pelacakan biometrik terhadap etnis Uighur. Mereka juga dimasukkan dalam daftar entitas yang dicurigai memiliki hubungan dengan militer China, sehingga warga AS dilarang memperdagangkan sekuritas mereka.

Sementara itu Departemen Perdagangan AS juga memasukkan Akademi Ilmu Kedokteran Militer China dan 11 lembaga penelitiannya dalam daftar hitam sehingga membatasi akses untuk ekspor ke AS.

Menurut departemen, dukungan yang diberikan akademi dan lembaga penelitian tersebut ke militer termasuk persenjataan kontrol otak, namun tak ada penjelasan lebih lanjut.

Departemen Perdagangan juga memasukkan HMN International (sebelumnya Huawei Marine), Jiangsu Hengtong Marine Cable Systems, Jiangsu Hengtong OpticElectric, Shanghai Aoshi Control Technology, dan Zhongtian Technology Submarine Cable  dalam daftar atas tuduhan memperoleh atau mencoba untuk memperoleh teknologi dari AS dengan tujuan membantu memodernisasi militer China, Tentara Pembebasan Rakyat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Gempur Kuwait, 1 Orang Tewas 63 Luka

57 tahun lalu

Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan

57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal