AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran

Anton Suhartono
Donald Trump melontarkan ancaman keras dengan menyatakan Iran tidak akan ada lagi (Foto: AP)

"Iran diberi kesempatan untuk menghormati perjanjian gencatan senjata namun memilih untuk tidak melakukannya," demikian pernyataan Centcom, dikutip Minggu (28/6/2026).

Centcom menyebut serangan itu merupakan pembalasan atas agresi Iran yang terus berlanjut terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Dalam operasi tersebut, militer AS menyerang sejumlah target strategis Iran, meliputi fasilitas pengawasan militer, sistem komunikasi, pertahanan udara, lokasi penyimpanan drone, hingga fasilitas pemasangan ranjau.

Sementara itu, stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan ledakan terdengar di wilayah Sirik. Namun, media tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab maupun dampak ledakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran

57 tahun lalu

Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

AS Bombardir Beberapa Target Iran, Fasilitas Radar hingga Gudang Rudal

57 tahun lalu

AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal