AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

Maria Christina Malau
Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa jam terakhir. (Foto dok/AP)

Sebelumnya, tak lama setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz. Langkah itu langsung memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Dampaknya mulai terlihat di pasar. Pada perdagangan Asia, Senin, harga minyak mentah Brent melonjak 4,3 persen menjadi 79,26 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah acuan AS juga naik 4,3 persen ke level 74,50 dolar AS per barel. Meski demikian, harga minyak saat ini masih berada di bawah puncaknya yang sempat menembus 120 dolar AS per barel pada akhir April.

Ketegangan kedua negara telah meningkat dalam beberapa hari terakhir. Pada Sabtu malam, Centcom mengeklaim telah menyerang sekitar 140 target militer Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas Iran melalui operasi terhadap pangkalan militer AS dan negara-negara sekutunya di kawasan.

Saling serang ini juga memperburuk prospek diplomasi. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan serangan Iran menandai berakhirnya gencatan senjata. Sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuding Washington sebagai pihak yang lebih dulu melanggar kesepakatan.

Meski demikian, Trump mengatakan jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Menurut dia, pembicaraan masih akan dilanjutkan dan para mediator terus berupaya menghidupkan kembali proses perundingan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Garda Revolusi Iran Umumkan Serangan Tahap Ketiga ke AS, Rudal Ditempeli Foto Mendiang Ali Khamenei

4 hari lalu

Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Kematian Ayahnya, Tegaskan Dendam Iran Tak Akan Padam

4 hari lalu

Media Iran Rilis 13 Daftar Pemimpin dan Pejabat Negara Barat dalam Target Pembalasan

5 hari lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal