AS Enggan Kembalikan Patung Liberty, Ungkit Jasa AS kepada Prancis saat Perang Dunia II

Anton Suhartono
Karoline Leavitt menegaskan AS menolak untuk mengembalikan Patung Liberty (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menolak untuk mengembalikan patung Liberty, sebagaimana tuntutan seorang politikus Prancis yang juga anggota Parlemen Eropa. Patung ikonik yang berdiri kokoh di New York tersebut merupakan hadiah tanda persahabatan dari Prancis untuk AS yang diberikan pada abad ke-19.

Gedung Putih mengungkap alasannya, AS memiliki kontribusi besar terhadap Prancis yang tak bisa dianggap enteng. Jika tak mendapat bantuan AS dalam Perang Dunia II, Prancis mungkin akan dijajah Jerman.

"Saran saya kepada politikus Prancis, yang tidak disebutkan nama dan berpangkat rendah itu adalah untuk mengingatkan mereka, berkat Amerika Serikat orang Prancis kini tidak berbicara dalam bahasa Jerman. Jadi mereka seharusnya sangat berterima kasih kepada negara yang hebat ini," kata Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, seperti dikutip dari AFP, Rabu (19/3/2025).

Politikus yang dimaksud bernama Raphael Glucksmann. Dia mendesak pemerintah di Paris untuk meminta kembali patung Liberty karena AS tak lagi menerapkan nilai-nilai yang sesuai dengan Prancis.

"Kembalikan Patung Liberty kepada kami," kata Glucksmann, dalam pidatonya di konvensi gerakan kiri-tengah, Place Publique.

"Kami akan mengatakan kepada warga Amerika yang telah memilih untuk berpihak kepada para tiran, kepada warga Amerika yang memecat para peneliti karena menuntut kebebasan ilmiah: 'Kembalikan Patung Liberty kepada kami'," ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
52 menit lalu

AS Dilaporkan Kirim Ribuan Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Siap Serbu Iran?

Internasional
18 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
22 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Internasional
23 jam lalu

Trump Sembunyikan Sosok Calon Potensial Pemimpin Iran Berikutnya, Takut Dibunuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal