AS Blokade Selat Hormuz Mulai Hari Ini, Iran Beri Peringatan Keras 

Aditya Pratama
Penampakan aktivitas di Selat Hormuz. (Foto: AP)

Adapun, blokade ini kemungkinan bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran, yang telah mengekspor jutaan barel minyak sejak perang dimulai. Sebagian besar penjualan tersebut diduga melalui pengiriman gelap yang menghindari sanksi dan pengawasan pemerintah Barat.

Trump juga berharap dapat melemahkan kendali Iran atas Selat Hormuz setelah sebelumnya menuntut agar jalur perairan tersebut dibuka kembali, di mana sekitar 20 persen minyak global melintas sebelum konflik dimulai. Blokade oleh AS dapat semakin mengguncang pasar energi global.

Harga minyak naik dalam perdagangan awal setelah pengumuman blokade. Harga minyak mentah AS naik 8 persen menjadi 104,24 dolar AS per barel, sementara minyak Brent, patokan internasional, naik 7 persen menjadi 102,29 dolar AS per barel. Sebelum perang pada akhir Februari, harga Brent berada di kisaran 70 dolar AS per barel.

Selama perundingan selama 21 jam akhir pekan ini di Pakistan, militer AS menyebut dua kapal perusak telah melintasi selat sebagai bagian dari persiapan pembersihan ranjau, yang merupakan pertama kalinya sejak perang dimulai. Sementara, Iran membantah klaim tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Iran akan Hancurkan Kapal Perang yang Dekati Selat Hormuz

Internasional
20 jam lalu

Negosiasi Damai Buntu, Israel Bersiap Gempur Iran Lagi

Internasional
2 hari lalu

Wapres JD Vance: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai

Internasional
2 hari lalu

Kapal Perang AS Dilaporkan Mulai Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Ini Kata Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal