AS Berlakukan Kondisi Darurat Virus Korona, Tolak Pendatang dari China

Anton Suhartono
Menkes AS Alex Azar mengumumkan status darurat kesehatan publik terkait virus korona (Foto: AFP)

Sejauh ini ada enam kasus virus korona di AS.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dulu mendeklarasikan epidemi itu sebagai keadaan darurat global yakni pada Kamis. Saat itu jumlah korban meninggal di China mencapai 213 orang, sementara pasien yang positif infeksi hampir 10.000 atau sudah melampaui epidemi SARS pada 2003.

Tiga maskapai AS, American, Delta dan United Airlines, segera menangguhkan semua penerbangan ke dan dari China.

Sebelumnya, AS mengeluarkan perintah karantina selama 14 hari kepada 195 warganya, termasuk staf konsulat dan keluarga mereka, yang dievakuasi dari Wuhan. Mereka tiba di Pangkalan March Air Reserve di Riverside, California, pada Rabu lalu.

Namun berdasarkan pemeriksaan awal, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan tidak ada seorang pun yang menunjukkan gejala terpapar virus korona.

Ini merupakan pertama kali pemerintah federal mengeluarkan perintah evakuasi dan karantina sejak lebih dari 50 tahun lalu. Kasus karantina terakhir melibatkan warga yang  mengalami cacar pada 1960-an.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
13 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
14 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
14 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal