AS Berencana Bangun Armada Laut Baru di Indo-Pasifik, Ancaman Bagi Kepentingan China

Arif Budiwinarto
Sebuah kapal induk dan dua kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat berada di perairan Samudera Hindia. (foto: US Navy)

Samudra Hindia adalah penghubung penting dalam rute perdagangan global, dengan 80 persen perdagangan lintas laut melewatinya.

Berdasarkan analisis Mercator Institute for China Studies, 80 persen impor minyak China melewati Selat Malaka, titik tersibuk di Samudera Hindia.

China bergantung pada jalur perdagangan di Samudera Hindia

Armada AS baru yang berfokus di Samudra Hindia bisa menjadi masalah bagi ambisi China di kawasan itu, kata Song Zhongping, mantan instruktur Korps Artileri Kedua Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

"China lebih bergantung pada Samudera Hindia daripada Pasifik Barat," katanya.

"Menyiapkan armada Angkatan Laut AS sama dengan mencekik China - itu akan merugikan kepentingan pembangunan China dalam hal rantai pasokan energi dan investasi dalam proyek belt and road," lanjutnya.

Belt and Road Initiative Beijing yang kontroversial adalah skema investasi infrastruktur besar-besaran yang bertujuan menghubungkan China dengan Asia, Afrika, Eropa, dan sekitarnya.

Di bawah inisiatif tersebut, China telah bermitra dengan negara-negara Samudra Hindia termasuk Pakistan untuk membangun proyek infrastruktur utama seperti jalan raya dan pelabuhan, dalam upaya nyata untuk mendapatkan akses yang lebih cepat ke Eropa dan Afrika.

Pelabuhan Gwadar di Pakistan, misalnya, dibangun dan dikelola oleh konsorsium China, berlokasi strategis di dekat Selat Hormuz, jalur laut terpenting dunia untuk minyak.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran

57 tahun lalu

Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam

57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal