AS Bangun Pelabuhan di Gaza untuk Salurkan Bantuan, Janji Tak Akan Tempatkan Pasukan

Anton Suhartono
Militer AS akan membangun pelabuhan sementara di Gaza sebagai tempat untuk memasok bantuan kemanusiaan dari laut (Foto: Reuters)

Selain itu, kata Biden, AS akan bekerja sama dengan negara-negara sekutu dari Eropa maupun kawasan untuk membangun koalisi internasional guna menyumbang kemampuan dan dana.

Lebih lanjut Biden mengatakan, Gaza dalam kondisi yang tak terbayangkan di mana lebih dari 30.000 warganya terbunuh. 

“Sebagian besar dari mereka bukan Hamas. Ribuan lainnya adalah perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah,” katanya. 

Sementara itu seorang pejabat Israel mengatakan pihaknya mendukung penuh pembangunan dermaga sementara di pantai Gaza. Operasi akan dilakukan melalui koordinasi penuh kedua pihak.

Gencatan senjata Israel dan Hamas berjalan buntu karena kedua pihak belum menemukan poin kesepakatan untuk menghentikan permusuhan.

Hamas menyalahkan Israel karena menolak menerima  tuntutan guna mengakhiri serangan secara permanen dan menarik pasukannya. Sementara Israel tetap akan melanjutkan operasinya di Gaza guna melenyapkan Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal