AS Bakal Jual Drone Predator ke Ukraina untuk Lawan Rusia, Lebih Mematikan daripada Bayraktar

Anton Suhartono
AS akan menjual drone Predator atau MQ-1C Gray Eagle kepada Ukraina untuk melawan pasukan Rusia (Foto: Topwar)

Sementara itu pejabat lainnya mengatakan, pemerintah akan menggunakan sebagian anggaran 40 miliar dolar AS yang telah disahkan untuk penjualan dan pelatihan pengoperasian drone kepada tentara Ukraina.

“Secara umum MQ-1C adalah pesawat yang jauh lebih besar dengan berat lepas landas maksimum sekitar 3 kali lipat dari Bayraktar-TB2, dengan keunggulan sepadan yakni dalam kapasitas muatan, jangkauan, dan daya tahan,” kata Dan Gettinger, pakar drone dari Vertical Flight Society.

MQ-1C, lanjut dia, juga bisa membawa berbagai jenis senjata ketimbang Bayraktar-TB2. Drone tempur buatan Turki itu hanya bisa membawa 22 rudal MAM-L seberat 22 kg, sekitar setengah daripada berat Hellfire.

Namun Ukraina tak serta merta bisa langsung menggunakan drone MQ-1C begitu membelinya. Butuh waktu berbulan-bulan untuk pelatihan sistem pesawat tanpa awak kepada tentara Ukraina yang dilakukan General Atomics. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal