AS Ancam China jika Bantu Rusia di Perang Ukraina, Blinken: Ada Konsekuensinya!

Ahmad Islamy Jamil
Menlu AS Antony Blinken (kiri) dan Wang Yi berjabat tangan saat keduanya bertemu di New York, 23 September 2022. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat mengingatkan China mengenai dampak yang akan ditanggung Beijing jika memberikan bantuan kepada Rusia dalam perang di Ukraina. Peringatan itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kepada diplomat tertinggi China, Wang Yi, akhir pekan ini.

Blinken bertemu dengan Wang Yi di sela-sela Konferensi Keamanan Munich di Jerman pada Sabtu (18/2/2023). Dalam kesempatan itu, Blinken mengatakan kepada Wang Yi bahwa China dapat menghadapi “konsekuensi” tertentu jika membantu Moskow menghindari sanksi yang diberlakukan Barat terhadap Rusia atas agresi militer di Ukraina.

“Mengenai perang brutal Rusia melawan Ukraina, Menlu (Blinken) memperingatkan tentang implikasi dan konsekuensi jika China memberikan dukungan material kepada Rusia atau bantuan dengan penghindaran sanksi sistemik,” ungkap Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, dalam pernyataan yang dibuat pascapembicaraan Blinken dan Wang.

Menurut Price, Blinken menggarisbawahi pentingnya menjaga dialog diplomatik dan membuka jalur komunikasi setiap saat. Blinken juga memberi tahu Wang Yi bahwa AS tidak ingin berkonflik dengan RRC. Washington DC juga tidak sedang mencari Perang Dingin baru dengan Beijing.

NBC, dengan mengutip empat pejabat AS pada Sabtu, melaporkan bahwa AS meyakini China dapat memberikan bantuan militer tidak mematikan ke Rusia untuk digunakan di Ukraina. Bentuknya bisa jadi berupa perlengkapan untuk serangan musim semi seperti seragam atau bahkan pelindung tubuh.

Para pejabat AS itu tidak memberikan perincian lebih lanjut. Akan tetapi, mereka mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden khawatir Beijing juga mempertimbangkan untuk mengirim bantuan mematikan ke Rusia.

Wang Yi mengatakan pada Konferensi Keamanan Munich pada hari Sabtu bahwa China akan menyusun dan menyajikan dokumen pada akhir Februari yang menguraikan sikap Beijing mengenai penyelesaian politik krisis Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang

57 tahun lalu

Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal