Baik Armenia maupun Azerbaijan, sama-sama melaporkan adanya korban jiwa di kalangan prajuritnya. Tak lama setelah itu, kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata.
Kepala Komite Urusan Luar Negeri Dewan Federasi Rusia, Grigory Karasin mengatakan, gencatan senjata itu tercapai berkat upaya Moskow, termasuk setelah percakapan antara Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan.
Selain itu, ada juga upaya dari Kementerian Luar Negeri Rusia dalam proses peredaman konflik itu. Menurut Karasin, ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut, sejak Yerevan mengajukan permintaah ke Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO).