Armenia Akui Negara Palestina, Kutuk Serangan Israel ke Gaza

Anton Suhartono
Armenia mengakui berdirinya negara Palestina, Jumat (21/6) (Foto: Reuters)

Keputusan tersebut bagian dari upaya untuk mempercepat gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas di Gaza. 

Selain itu, ketiga negara berharap deklarasi pengakuan negara Palestina bisa menjadi momentum serta mendorong negara-negara Uni Eropa lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Spanyol dan Irlandia akan menjadi negara terbesar dan paling berpengaruh secara politik di Uni Eropa negara yang mengakui negara Palestina, bergabung bersama Swedia, Siprus, Hongaria, Republik Ceko, Polandia, Slovakia, Rumania, dan Bulgaria, yang sudah melakukan lebih dulu.

Setelah ketiga negara tersebut, Slovenia menyusul memberikan pengakuan terhadap negara Palestina yakni pada 4 Juni. Pengakuan tersebut disetujui oleh parlemen setempat dengan suara mayoritas.

"Pengakuan hari ini terhadap Palestina sebagai negara berdaulat dan merdeka memberikan harapan kepada rakyat Palestina di Tepi Barat dan Gaza," kata Perdana Menteri Slovenia, Robert Golob, saat itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

57 tahun lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal