Arab Saudi Punya 6 Situs Warisan Dunia, Ini Daftar Lengkapnya

Ahmad Islamy Jamil
Situs bersejarah Mada'in Saleh di Arab Saudi. (Foto: AP)

RIYADH, iNews.id – Kawasan Budaya Hima di Arab Saudi memiliki banyak koleksi gambar seni cadas yang berusia ribuan tahun. Area yang terletak di pegunungan itu baru saja dimasukkan ke Daftar Warisan Dunia oleh UNESCO pada Sabtu (24/7/2021) lalu.

“Kami sangat gembira situs kuno yang luar biasa ini diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Kawasan ini memiliki nilai universal yang luar biasa, memberi kita banyak pelajaran tentang evolusi budaya dan kehidupan manusia di zaman kuno,” ungkap CEO Komisi Warisan Budaya Arab Saudi, Dr Jasir al-Herbish, dikutip dari Alarabiyah, Selasa (27/7/2021).

Dengan begitu, kini ada enam lokasi di Arab Saudi yang telah dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh badan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan itu. Berikut gambaran keenam situs tersebut:

1. Mada’in Saleh

Mada'in Saleh, atau juga disebut “al-Hijr” atau “Hegra”, adalah situs pertama di Arab Saudi yang didaftarkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Ini karena signifikansi historisnya yang besar.

Seperti disebutkan dalam Alquran, banyak agama dan bangsa hidup berdampingan di Tanah Mada’in Saleh dari berbagai peradaban sepanjang sejarah.

Luas Mada'in Saleh membentang sekitar 60 hektare. Saat ini, bagian dari kawasan itu yang diketahui orang-orang di permukaan baru sebagian kecil saja. Sementara, bagian besarnya masih menjadi “harta karun” yang terkubur di bawah tanah. 

Sejumlah turis berkunjung ke kawasan Mada'in Saleh. (Foto: Reuters)

Fitur abadi yang dibuat oleh masyarakat kuno Nabatea yang menetap di sekitar wilayah ini antara abad pertama SM dan pertama Masehi, hanya menampilkan secuil kisah dari peradaban yang pernah memerintah negeri itu di masa lampau.

2. Distrik at-Turaif di ad-Dir'iyah

Distrik at-Turaif di ad-Diriyah menjadi simbol nasional yang menonjol dalam sejarah Kerajaan Arab Saudi. Ini karena wilayah itu memiliki kaitan erat dengan sejarah pembentukan Negara Saudi pertama.

Kota Tua Diriyah yang terletak di tepi Wadi Hanifa, menjadikannya mampu menciptakan interaksi positif antara manusia dan lingkungannya. Diriyah pun menjadi model komunitas oasis di gurun pasir.

Pemandangan di salah satu kawasan di Distrik at-Turaif, ad-Diriyah, Arab Saudi. (Foto: Otoritas Pembangunan Gerbang ad-Diriyah)

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat

57 tahun lalu

Prabowo Teken Perpres Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news