Arab Saudi Peringatkan Sanksi Energi Akan Kurangi Pasokan Global, Sindir Negara Barat?

Anton Suhartono
Abdulaziz bin Salman memperingatkan sanksi sektor energi hanya akan mengurangi pasokan minyak global (Foto: Reuters)

Lebih lanjut Abdulaziz menegaskan, hal paling penting untuk mengatasi permasalahan energi global adalah seluruh dunia harus percaya kepada OPEC+, organisasi negara-negara pengekspor minyak yang di dalamnya juga termasuk Rusia.

"Kami adalah kelompok negara-negara yang bertanggung jawab. Kami mengambil kebijakan yang sesuai dengan energi dan pasar minyak berdasarkan total silo dan kami tidak melibatkan diri dalam masalah politik," katanya.

Selain itu, dia juga terus memantau dan berhati-hati pada setiap peningkatan produksi.

OPEC+ pada tahun lalu sepakat untuk memangkas target produksi sebanyak 2 juta barel per hari. Angka itu sekitar 2 persen dari permintaan global. Keputusan itu berlaku sejak November 2022 hingga akhir tahun 2023, bertujuan untuk mendukung pasar energi.

Tim panel OPEC+ pada Rabu lalu bertemu dan terus mendukung keputusan tersebut. Pesan utama dalam pertemuan itu adalah para anggota akan tetap mendukung kesepakatan sampai waktunya berakhir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal