Arab Saudi Kecam Sikap Senat AS soal Perang Yaman dan Kasus Khashoggi

Anton Suhartono
Senator Chris Murphy dari Republik (tengah) mengumumkan sikap Senat yang mengakhiri dukungan militer AS kepada Arab Saudi atas perang Yaman (Foto:A AFP)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi menolak intervensi Senat Amerika Serikat (AS) yang ingin mengakhiri dukungan militer soal perang Yaman.

Senat AS juga mendesak Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammed bin Salman (MBS) untuk bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

"Kerajaan mengecam sikap terakhir Senat AS yang didasarkan pada tuduhan yang tidak terbuktikan kebenarannya serta menolak campur tangan terang-terangan dalam urusan dalam negeri," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Saudi, seperti dikutip dari Saudi Press Agency, Senin (17/12/2018).

Saudi juga memperingatkan tidak akan menoleransi jika para pemimpinnya diperlakukan secara tidak hormat.

Masih dalam pernyataan, Saudi mengkhawatirkan sikap yang salah kaprah ini bisa menimbulkan keretakan hubungan kedua negara, meski hal itu dihindari kedua pihak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diperiksa KPK 4 Jam, Eks Menpora Dito Ariotedjo Dicecar soal Kunjungan ke Arab Saudi

57 tahun lalu

Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian

57 tahun lalu

Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas

57 tahun lalu

Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal