Kementerian Luar Negeri Kuwait juga mengecam insiden di masjid tersebut dan menganggapnya sebagai tantangan terang-terangan bagi perasaan umat Islam dan aturan hak asasi manusia.
Kuwait meminta otoritas Israel bertanggung jawab atas eskalasi berbahaya dan konsekuensi yang mungkin ditimbulkan.
Sementara itu, Universitas Al-Azhar Mesir, otoritas tertinggi pendidikan Muslim Sunni, mengecam serangan Israel terhadap jamaah Palestina.
Tindakan Israel itu oleh Universitas Al-Azhar Mesir dianggap sebagai "terorisme Zionis brutal dalam kebungkaman internasional yang memalukan terhadap apa yang terjadi di Yerusalem.”
Sementara itu, Persatuan Islam untuk Cendekiawan Muslim (IUMS) memuji ketabahan warga Yerusalem Palestina dalam menghadapi agresi Israel yang berencana mengusir mereka dari rumah mereka.