Arab Saudi Bebaskan Aktivis Hak Perempuan Loujain Al Hathloul Setelah Ditahan 3 Tahun

Anton Suhartono
Loujain Al Hathloul (Foto: Reuters)

Sejauh ini Pemerintah Arab Saudi belum memberikan komentar mengenai pembebasan Hathloul.

Mengomentari pembebasan Hathloul, Amnesty International mendesak Saudi mengadili mereka yang bertanggung jawab atas tuduhan penyiksaan dan memastikan dia tidak menghadapi hukuman lebih lanjut, termasuk larangan bepergian.

Pembebasan Hathloul juga mendapat sambutan dari Amerika Serikat dan PBB. Gedung Putih menyatakan Presiden Joe Biden berharap Saudi membenahi catatan HAM, termasuk membebaskan tahanan politik lainnya.

"Melepaskannya merupakan langkah yang tepat dilakukan," kata Biden.

Sekjen PBB Antonio Guterres turut menyambut baik pembebasan Hathloul, seperti diungkapkan juru bicaranya, Stephane Dujarric.

"Tapi saya kira penting bahwa orang lain yang berada dalam kondisi yang sama dengannya, yang telah dipenjara karena alasan yang sama, juga dibebaskan serta tuduhan terhadap mereka dicabut," kata Dujarric.

Hathloul ditahan bersama beberapa aktivis hak perempuan lainnya. Mereka dijebloskan ke penjara atas beberapa tuduhan, termasuk berusaha mengubah sistem politik Saudi serta merusak persatuan nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
1 hari lalu

Ibadah Haji 2026 Dipastikan Aman di Tengah Konflik, Jemaah Indonesia Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

Nasional
2 hari lalu

Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Sebut Persiapan Ibadah Haji Belum 100 Persen

Internasional
3 hari lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Mulai Berlayar 12 April, Greenpeace Ikut

Nasional
9 hari lalu

KPK: 1 Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji Ada di Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal