Utusan khusus PBB untuk Yaman mengatakan kesepakatan itu adalah salah satu dari beberapa perkembangan yang baik dalam konflik Yaman. Langkah itu mencerminkan kemajuan dalam upaya untuk mengakhiri konflik delapan tahun yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan krisis kemanusiaan.
Sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters, para utusan Saudi dan Oman diperkirakan akan bertemu di Sanaa untuk merundingkan kesepakatan gencatan senjata permanen dengan pejabat Houthi. Mereka akan membangun perjanjian gencatan senjata yang ditengahi PBB yang telah berakhir.
Kepala negosiator Houthi, Mohammed Abdulsalam, yang berbasis di Muscat, mengatakan di Twitter pada Sabtu bahwa dia telah tiba di Sanaa bersama dengan delegasi Oman.
Kunjungan pejabat Saudi bakal menjadi indikasi kemajuan dalam pembicaraan yang dimediasi oleh Oman antara Riyadh dan Houthi, yang berjalan paralel dengan upaya perdamaian PBB. Ini juga menunukkan pengurangan ketegangan setelah Arab Saudi dan Iran setuju untuk memulihkan hubungan diplomatik mereka.
Konflik Yaman secara luas dilihat sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran.
Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan intervensi di Yaman beberapa bulan setelah Houthi menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional dari Sanaa pada 2014. Houthi adalah otoritas de facto di Yaman Utara.