Anjing Bernama Nuggi Mati Kegemukan karena Diberi Makan Berlebihan, Pemilik Dipenjara 2 Bulan

Maria Christina Malau
Nuggi, anjing yang mati kegemukan karena pemiliknya memberi makan delapan hingga 10 potong ayam setiap hari. (Foto: New Zealand SPAC)

AUCKLAND, iNews.id - Seorang perempuan di Auckland, Selandia Baru, dihukum penjara dua bulan karena memberi makan anjing peliharaannya secara berlebihan hingga mati kegemukan. Anjing bernama Nuggi tersebut memiliki berat 53,7 kilogram (kg).

Nuggi mengalami obesitas karena pemilik menjejalinya dengan delapan hingga 10 potong ayam sehari, selain biskuit anjing. Saat diselamatkan pada Oktober 2021 lalu, Nuggi terlihat sangat gemuk sehingga detak jantungnya tidak bisa didengar dengan stetoskop karena kebanyakan lemak.

Selain menghukum dua bulan penjara, Pengadilan Distrik Manukau di Auckland Selatan memerintahkan pemilik Nuggi membayar denda sebesar Rp11,77 juta. Menurut pernyataan Royal New Zealand Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SPCA) tanggal 24 Juli, perempuan pemilik Nuggi yang tidak disebutkan namanya itu dilarang memiliki anjing selama setahun.

"Nuggi diberi makan berlebihan. Alih-alih mencari bantuan atau mengubah perilaku, pemiliknya malah terus memberinya makan berlebihan hingga dia hampir tidak bisa berjalan. Ini tidak bisa diterima," kata Kepala Eksekutif SPCA Todd Westwood, dilansir dari The Straits Times, Rabu (24/7/2024).

Saat Nuggi dievakuasi petugas SPCA, dia harus berhenti tiga kali untuk mengatur napas saat berjalan, padahal jaraknya hanya 10 meter menuju mobil penyelamat. Kakinya terlihat kesulitan melangkah karena beban tubuhnya yang sangat besar.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokter Peringatkan Anak Ngorok saat Tidur, Tanda Gangguan Pernapasan Berbahaya

57 tahun lalu

Pemain Piala Dunia 2026 Paling Tidak Dikenal Mendadak Viral Berkat Media Sosial

57 tahun lalu

Cegah Obesitas, Dokter Ungkap 4 Pilar Penting Harus Diperhatikan

57 tahun lalu

Waspada! Penyakit Kronis Diam-Diam Intai Anak Muda, Obesitas Jadi Pemicu Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal