Angka Pernikahan di China Anjlok hingga Kuartal III 2024, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Pendaftaran pernikahan di China anjlok hingga kuartal III 2024. Ketidakpastian ekonomi dan biaya hidup yang meningkat memaksa pasangan muda menunda pernikahan. (Foto: AP)

Menurut data, selama tiga kuartal pertama tahun 2024, tercatat 1,96 juta perceraian, turun tipis 6.000 kasus dari tahun ke tahun.

Awal tahun ini, China melaporkan penurunan angka kelahiran nasional tahunan kedua, Ini mendorong pemerintah memberlakukan proyek dan inisiatif di kota-kota besar guna memacu kaum muda China untuk menciptakan budaya pernikahan dan melahirkan anak 'era baru' guna menumbuhkan lingkungan yang ramah bagi kelahiran anak.

Menikah dan memiliki anak telah menjadi topik hangat di kalangan kaum muda China dan memunculkan diskusi besar serta topik yang menjadi tren di media sosial.

Banyak kaum muda di Negeri Tirai Bambu yang memilih untuk tetap melajang atau menunda menikah karena prospek pekerjaan yang buruk dan kekhawatiran tentang masa depan imbas pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut melambat.

Presiden China Xi Jinping bahkan turut berkomentar bahwa perempuan memiliki peran penting dan harus membangun 'tren keluarga baru'.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
3 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Internasional
11 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal