Ancam Bunuh Joe Biden, Pria AS Serahkan Diri ke Polisi

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

Penyidik ​​juga mendapati informasi di ponselnya tentang cara membuat bom serta tempat-tempat untuk mendapatkan bahan peledak.

Setelah posting-an itu, Biro Penyelidikan Federal (FBI) menggelar penyelidikan dan menindaklanjuti. Kasus lalu dilanjutkan Kepolisian Negara Bagian Michigan yang kemudian merujuk ke kantor jaksa agung.

"Mengancam pejabat terpilih melanggar hukum dan kantor saya akan menuntut mereka yang mencoba mengintimidasi atau meneror para pemimpin negara bagian dan federal," kata Jaksa Agung Michigan Dana Nessel, dikutip dari Associated Press, Rabu (17/3/2021).

Docter dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pendahuluan pada 15 April.

Sementara itu orangtua Docter mengaku terkejut dengan kasus yang menimpa anak mereka. Dalam pernyataan yang dirilis agensi humas, keluarga masih mempertimbangkan upaya selanjutnya.

“Sebagai keluarga, kami terkejut mengetahui dakwaan terhadap putra kami. Kami sedang mengevaluasi dan bekerja sama dengan penasihat hukum untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya," kata orangtua, Bret dan Erin Docter.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal