Anak Korban Perang Dipaksa Pindah ke Rusia, Ukraina Minta Bantuan Internasional

Muhammad Fida Ul Haq
Ukraina sedang memperjuangkan untuk mengembalikan anak-anak korban perang yang dibawa ke Rusia (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Ukraina menyebut ribuan anak Ukraina dipaksa pindah secara ilegal ke Rusia. Dunia internasional diminta bertindak untuk mendesak Rusia mengembalikan anak-anak itu ke Ukraina.

Anggota Ukraina Dmytro Lubinets menyebut sebagian anak-anak itu terpisah dari orang tua.

"Ketika Rusia merasakan tekanan internasional, itu saatnya kami dapat membawa lebih banyak anak Ukraina kembali," katanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (8/9/2023).

Rusia telah menginvasi Ukraina pada Februari 2022. Klaim memindahkan anak-anak secara paksa sudah dibantah Rusia. Rusia mengatakan bahwa mereka mengangkut anak-anak Ukraina untuk melindungi mereka dari pertempuran.

Ukraina juga telah memulangkan 406 anak tapi belum ada data pasti berapa anak yang masih ada di Rusia. Setidaknya ada 20.000 anak yang masih ada di Rusia.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
54 menit lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
14 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal