Amnesty Tuding Polisi Hong Kong Gunakan Kekerasan dan Siksa Demonstran

Nathania Riris Michico
Polisi sedang berusaha membubarkan para demonstran dengan peluru karet. (Foto: Sam Tsang/South China Morning Post)

HONG KONG, iNews.id - Amnesty International menuduh polisi Hong Kong menggunakan kekerasan terhadap para demonstran pro-demokrasi, yang dalam beberapa kasus dianggap sebagai penyiksaan. Amnesty mengkritik apa yang dilakukan polisi Hong sebagai tindakan sembrono dan melanggar hukum.

Laporan itu berdasarkan wawancara dengan puluhan aktivis, yang sebagian besar dirawat di rumah sakit, setelah mereka ditangkap. Laporan itu menyebut, petugas polisi secara rutin melakukan tindakan di luar batas yang diizinkan oleh hukum setempat dan standar internasional.

"Dalam rasa haus yang jelas akan pembalasan, pasukan keamanan Hong Kong terlibat dalam taktik mengganggu yang sembrono dan melanggar hukum terhadap orang-orang selama protes," kata Direktur Amnesty International untuk Asia Timur, Nicholas Bequelin, seperti dilaporkan AFP, Jumat (20/9/2019).

"Ini termasuk penangkapan sewenang-wenang dan kekerasan pembalasan terhadap orang-orang yang ditahan, yang beberapa di antaranya merupakan penyiksaan."

Kelompok hak asasi itu mendukung seruan untuk penyelidikan independen terhadap kebrutalan polisi Hong Kong. Ini juga menjadi permintaan utama para pemrotes, namun ditolak oleh pejabat pemerintah dan polisi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

57 tahun lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal