Amerika Siap Jamin Keamanan Ukraina agar Tak Diserang Rusia Lagi

Anton Suhartono
Donald Trump setuju untuk memberikan jaminan keamanan kepada Ukraina setelah perjanjian gencatan senjata dengan Rusia disepakati (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setuju untuk memberikan jaminan keamanan kepada Ukraina setelah perjanjian gencatan senjata dengan Rusia disepakati. Hal itu diputuskan dalam pertemuan antara Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, para pemimpin negara Eropa, serta NATO dan Uni Eropa di Gedung Putih, Senin (18/8/2025) waktu setempat.

Sekjen NATO Mark Rutte memastikan AS akan berkontribusi terhadap keamanan Ukraina setelah kesepakatan damai dengan Rusia dicapai. Rutte menyebut hasil itu sebagai perkembangan yang membanggakan.

Mantan Perdana Menteri Belanda itu menambahkan, detail mengenai jaminan keamanan atau keterlibatan AS di Ukraina akan dibahas dalam beberapa hari mendatang. Kemungkinan pengiriman pasukan AS ke Ukraina juga belum dibahas dalam pertemuan itu.

Menurut Rutte, jaminan dari AS bisa memberikan kejelasan kepada Zelensky bahwa Ukraina bisa hidup aman setelah kesepakatan damai.

"Penting juga untuk mengetahui bagaimana situasi jaminan keamanan untuk mencegah Vladimir Putin mencoba lagi menginvasi wilayah Ukraina," kata Rutte, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (19/8/2025).

Sementara itu Presiden Zelensky mengatakan jaminan keamanan untuk Ukraina bisa dituangkan dalam 7 hingga 10 hari ke depan.

"Jaminan keamanan akan ada lebih banyak rinciannya karena ini akan diformalkan dalam sepekan atau 10 hari ke depan," kata Zelensky, kepada wartawan setelah pertemuan dengan Trump dan para pemimpin Eropa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
7 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Internasional
10 jam lalu

Operasi Militer terhadap Iran Selesai, AS Klaim Semua Tujuan Telah Tercapai

Internasional
11 jam lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal