6 Alasan Negara Thailand tidak Pernah Dijajah, dari Buffer State hingga Soal Hasil Bumi

Pandika Adi Putra
Pemandangan salah satu kawasan di Ibu Kota Thailand, Bangkok. (Foto: Reuters)

Semua cara itu dilakukan agar ketika Bangsa Eropa datang ke Thailand, mereka mengira masyarakatnya bukanlah orang-orang terbelakang, sehingga bisa menjadi kawan.

4. Perjanjian Browing

Perjanjian ini disepakati oleh Gubernur Hong Kong, John Browing, saat Inggris masih menduduki kota di China itu. Isi dari perjanjian itu antara lain menghapuskan monopoli pajak perdagangan luar negeri. 

Hal itu tentu saja merugikan Siam dan sangat menguntungkan Inggris. Namun, Raja Chulalongkorn sengaja melakukan itu agar Siam tidak dijajah dan ekonomi Siam terintegrasi dengan ekonomi luar negeri dari segi perdagangan dan investasi. 

5. Kerja sama pada Perang Dunia I

Pada 1917, Thailand bekerja sama dengan Inggris dan Prancis melawan Jerman, Austria, dan Hungaria. Dengan begitu, Thailand mendapat dukungan dari Prancis dan Inggris karena memiliki musuh yang sama.

Pasukan Thailand dikirim ke Prancis untuk melakukan misi di Blok Sekutu karena mampu mengetahui taktik dan strategi perang Barat. Perjanjian ini menjadikan Thailand mendapat kursi pada Konferensi Versailles.

6. Minim hasil bumi

Tidak seperti umumnya negara-negara Asia Tenggara yang memiliki hasil bumi yang melimpah, Siam atau Thailand memiliki hasil bumi yang minim. Karenanya, banyak bangsa Eropa merasa tidak tertarik menduduki Thailand.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan

4 hari lalu

Video Viral David Beckham Disoraki Suporter Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026, Netizen Gaduh!

4 hari lalu

Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris

6 hari lalu

Cerita Kengerian Kebakaran Dahsyat Bar di Thailand, Korban Tewas Jadi 32 Orang 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal