Dia mengatakan, pernyataan jujurnya tentang pengalaman di Afghanistan disampaikan untuk mendukung para veteran. Harry ingin mereka juga mau berbagi pengalaman perang tanpa malu-malu.
"Semua tujuan dan upaya saya dalam membagikan secara detail adalah untuk mengurangi angka bunuh diri (veteran)," tuturnya.
Dalam buku memoar, Spare, Harry mengungkapkan untuk pertama kali bahwa dia membunuh total 25 milisi Taliban dalam dua kali penugasan di Provinsi Helmand, Afghanistan.
"Itu bukan data statistik yang membuat saya bangga, tapi juga malu," katanya, dalam buku.
Lebih lanjut Harry mengungkap, saat membunuh dia tak menganggap Taliban sebagai manusia melainkan biduk catur.