Aktivis Perempuan Saudi Dihukum Bui Hampir 6 Tahun atas Tuduhan Melanggar Keamanan Nasional

Anton Suhartono
Loujain Al Hathloul (Foto: Reuters)

Hathloul juga dilarang bepergian ke luar negeri selama 5 tahun.

"Adik saya bukan teroris, dia seorang aktivis. Dihukum karena aktivitas reformasi yang disebut MBS (Mohammed bin Salman) dan kerajaan Saudi sebagai kemunafikan," kata Lina, dikutip dari Reuters, Selasa (29/12/2020).

Hukuman terbaru terhadap aktivis perempuan ini semakin memperparah hubungan Saudi dengan pemerintahan Amerika Serikat (AS) mendatang di bawah Joe Biden.

Penasihat keamanan nasional AS yang ditunjuk Biden, Jake Sullivan, menegaskan pemerintah berencana untuk mengangkat masalah hak asasi manusia (HAM) dalam hubungannya dengan Saudi.

"(Hukuman bagi Hathloul) Karena hanya menggunakan hak-hak universal adalah tidak adil dan mengganggu. Seperti telah kami sampaikan, pemerintahan Biden-Harris akan melawan pelanggaran hak asasi manusia di manapun itu terjadi," kata Sullivan, dalam cuitannya.

Pakar HAM PBB menyebut tuduhan Hathloul palsu. Kantor HAM PBB menyebut hukuman itu sangat mengganggu dan mendesak agar pemerintah Kerajaan membebaskannya segera.

Hathloul menjadi populer karena mengampanyekan hak perempuan untuk mengemudi kendaraan serta mengakhiri sistem perwalian laki-laki.

Keluarga menyebutkan, Hathloul sempat mendapat siksaan seperti setrum, waterboarding, dan cambuk. Otoritas Arab Saudi membantah keras tuduhan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Lewat Nusuk, Cukup Scan Barcode

57 tahun lalu

Usai Haji, Ribuan Jemaah Bergeser ke Madinah Padati Masjid Nabawi

57 tahun lalu

Arab Saudi Umumkan Keberhasilan Pelaksanaan Haji 2026, Total 1,7 Juta Jemaah

57 tahun lalu

Raja Salman Sampaikan Selamat Idul Adha kepada Muslim Dunia, Doakan Jemaah Jadi Haji Mabrur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal