Aktivis Ditangkapi, Partai Oposisi Thailand Ajukan Revisi UU Penghinaan Raja

Djairan
Aparat keamanan menangkapi demonstran yang menuntut reformasi monarki di Thailand, Oktober lalu. (Foto: AFP)

“Ini adalah usulan yang menurut kami dapat dibicarakan oleh semua pihak, dapat diterima, agar bisa meredakan ketegangan politik,” kata anggota parlemen dari Move Forward Party, Chaithawat Tulathon, dikutip Reuters, Rabu (10/2/2021).

Revisi tersebut membutuhkan dukungan mayoritas suara anggota Senat Thailand yang ditunjuk militer dan anggota DPR terpilih. Sementara, partai berkuasa Thai Pakdee pada Rabu juga mengajukan proposal tandingan yang ditandatangani oleh lebih dari 100.000 orang untuk menghentikan revisi UU Lese Majeste.

“Padahal mereka ingin menggulingkan monarki, tetapi mereka mengatakan kepada masyarakat bahwa itu hanya bagian dari reformasi,” kata perwakilan Thai Pakdee, Warong Dechgitvigrom.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Bertemu 3 Mantan PM Thailand di Danantara, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn

57 tahun lalu

Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal