Aksi Teror Kembali Guncang Prancis, Pendeta Yunani Ditembak dari Jarak Dekat

Arif Budiwinarto
Gereja Ortodoks Yunani di kota Lyon, Prancis, lokasi penembakan seorang pendeta. (foto: AFP)

Ditembak di dada dari jarak dekat

Dari penuturan saksi-saksi, pendeta itu ditembak dua kali di bagian dada dari jarak dekat. Belum jelas apa motif penyerangan tersebut.

"Pada tahap ini, tidak ada hipotesis yang dikesempingkan atau tidak disukai," lanjutnya.

Insiden penembakan pendeta menjadi aksi teror terbaru di Prancis dalam sepakan terakhir. Beberapa hari sebelumnya, Prancis digemparkan aksi pembunuhan sadis di dalam gereja Basilica Notre-Dame di kota pesisir Nice.

Tiga orang jemaat tewas dalam serangan pisau, salah satu korban ditemukan tewas dengan kondisi leher tergorok.

Awal Oktober, seorang guru sejarah tewas dengan kondisi leher dipenggal seusai membahas kartun Nabi Muhammad di kelas kebebasan berekspresi di sekolah tempatnya bekerja.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal