Akhirnya, Putra Mahkota Saudi Buka Suara soal Pembunuhan Khashoggi

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS). (Foto: AFP)

Namun MBS melukiskan gambaran berbeda tentang hubungan dengan Turki. Dia menegaskan pembunuhan Khashoggi tak akan memecah belah Saudi dan Turki, yang menjadi lokasi pembunuhan Khashoggi.

"Sekarang ada orang-orang yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi yang menyakitkan untuk menciptakan perpecahan antara kerajaan dan Turki," ujarnya.

"Mereka tidak akan bisa membagi kita selama ada raja yang disebut Raja Salman bin Abdulaziz dan seorang putra mahkota bernama Mohammed bin Salman, dan seorang presiden di Turki bernama Erdogan. perpecahan ini tidak akan terjadi," tegasnya.

MBS menggambarkan kerja sama antara Saudi dan Turki sebagai sesutau yang "istimewa", meski ada kecaman sengit dari Presiden Recep Tayyip Erdogan dan para pejabatnya.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan MBS mempunyai tanggung jawab utama atas operasi yang menyebabkan pembunuhan Khashoggi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal