Afsel Jawab Tudingan Trump soal Perampasan Lahan Pertanian Kulit Putih

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

"Afsel akan mempercepat reformasi lahan secara damai, dengan cara yang hati-hati dan inklusif, tidak memecah belah bangsa kita."

Presiden Cyril Ramaphosa mengintervensi dan mempercepat reformasi lahan demi menghadirkan keadilan bagi para petani kulit hitam.

Menurut Ramaphosa, selama 24 tahun pascakemenangan Apartehid, penduduk kulit putih yang jumlahnya hanya 8 persen dari total populasi, menguasai 72 persen lahan pertanian. Sementara warga kulit hitam yang mendominasi negara itu hanya memiliki 4 persen.

Untuk memperbaiki ketidakseimbangan ini, baru-baru ini dia mengumumkan perubahan konstitusi untuk memungkinkan penyitaan lahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Diam-Diam, AS dan Iran Gelar Pembicaraan Intensif untuk Akhiri Konflik

Internasional
7 jam lalu

Trump: Episode Perang Iran Segera Berakhir!

Internasional
8 jam lalu

Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka

Internasional
11 jam lalu

AS Mungkin Lanjutkan Serang Iran setelah Musim Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal