Mereka mendesak para anggota G20 lain untuk mengirim pesan kolektif kepada Trump bahwa keputusan menghalangi negara anggota bertentangan dengan prinsip dasar kerja sama multilateral.
Pemicu Ketegangan: Serah Terima Kepresidenan G20 yang Tak Lazim
Perselisihan ini bermula dari serangkaian kejadian dalam KTT G20 Johannesburg pekan lalu. AS, di bawah pemerintahan Trump, memilih tidak menghadirkan pejabat tingkat tinggi di forum itu. Akibatnya, serah terima instrumen Kepresidenan G20 tak dilakukan dalam acara resmi.
Sebagai gantinya, proses itu dilakukan secara diam-diam di Kantor Departemen Hubungan dan Kerja Sama Internasional Afsel. Langkah ini tampaknya membuat Trump tersinggung dan mendorongnya mengambil tindakan pembalasan.
Dalam postingannya, Trump menuduh Afsel “menolak menyerahkan estafet G20” dan mengumumkan bahwa Afsel tidak akan diundang ke KTT 2026.
Ramaphosa Balik Menyerang: Keputusan Trump Berdasarkan Informasi Palsu
Menanggapi pernyataan Trump, Presiden Cyril Ramaphosa menyampaikan kritik keras. Dia menegaskan bahwa absennya pejabat tinggi AS sepenuhnya merupakan keputusan Washington sendiri, sehingga proses serah terima tidak bisa dilakukan sesuai protokol G20.