Abaikan Sanksi AS, Rusia Tetap Lanjutkan Kerja Sama Militer dengan Iran

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (kanan) bertemu dengan Javad Zarif di Moskow membahas kelanjutan kerja sama pasca-pencabutan embargo senjata PBB (Foto: AFP)

Dia berharap negara lain mengikuti jejaknya untuk melanjutkan kerja sama dengan Iran.

"Fakta bahwa Amerika Serikat mengancam akan memberlakukan sanksi kepada semua yang bertentangan dengan interpretasi mengenai situasi saat ini, sekali lagi, Washington ingin berperilaku seperti banteng di toko China," kata Lavrov.

Dia berpandangan, pemerintahan AS saat ini telah kehilangan kemampuan diplomasi.

Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran pada Mei 2018. Ironisnya, pemerintahan AS masih menganggap sebagai partisipan dalam perjanjian itu sehingga bisa melanjutkan sanksi, langkah yang dikecam oleh Eropa sebagai tidak masuk akal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal