Abaikan Larangan Beijing, Filipina Dorong Nelayan Tangkap Ikan di Laut China Selatan

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Filipina (ilustrasi). (Foto: AFP)

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, yang dilewati perdagangan kapal senilai sekitar 3 triliun dolar AS (Rp43.328 triliun) setiap tahun. Padahal, putusan pengadilan arbitrase di Den Haag, Belanda, pada 2016 menyatakan bahwa klaim Beijing itu tidak sesuai dengan hukum internasional.

Satgas Nasional untuk Laut Filipina Barat mengungkapkan, pihaknya juga melihat tujuh kapal milisi China pada 27 April di Sabina Shoal—yang berjarak 130 mil laut dari Provinsi Palawan, Filipina. Kapal-kapal Tiongkok itu bubar setelah ditantang oleh Penjaga Pantai Filipina.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, dalam sebuah pernyataan pada Selasa (4/5/2021) kemarin mendesak Filipina untuk menghormati kedaulatan dan yurisdiksi China. “Dan berhenti mengambil tindakan yang dapat memperumit situasi,” kata Wang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Bus Ngebut Tabrak Bokong Truk, 13 Penumpang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal