Rusia menggelar peringatan 81 tahun Victory Day di Lapangan Merah, Moskow, yang akan dihadiri Presiden Vladimir Putin. Untuk momentum itu, Rusia mengumumkan gencatan senjata sepihak pada 8 dan 9 Mei.
Namun Zelensky mengkritik keras langkah tersebut. Dia menyebut Rusia sebenarnya ketakutan drone-drone Ukraina akan berterbangan di atas Lapangan Merah saat perayaan berlangsung.
Di sisi lain, Ukraina sebelumnya juga memberlakukan gencatan senjata sepihak pada 5 dan 6 Mei, namun ditolak Rusia yang tetap melanjutkan serangan ke berbagai wilayah Ukraina.
“Hampir sepanjang hari, hampir setiap jam, kami menerima laporan serangan dari berbagai wilayah,” ujar Zelensky, merujuk situasi pada 6 Mei.
Serangan dan pertempuran dari kedua pihak terus berlangsung hingga Kamis (7/5/2026). Sedikitnya 13 orang terluka di Bryansk, kota perbatasan Rusia, sementara satu orang terluka di Dnipro, Ukraina.
Setidaknya empat orang juga dilaporkan tewas akibat serangan Rusia, termasuk dua korban di sebuah taman kanak-kanak di wilayah Sumy, Ukraina utara.
Pertempuran sengit masih berlangsung di garis depan timur, dengan pasukan Rusia terus melancarkan serangan infanteri untuk merebut posisi Ukraina.