Surat kabar Yedioth Ahronoth pada November lalu memperingatkan tentang krisis psikologis yang meluas di Israel. Disebutkan, meningkatnya kecanduan narkoba dan hampir 2 juta orang membutuhkan dukungan kesehatan mental, termasuk tentara.
Media Israel juga melaporkan peningkatan kasus bunuh diri di kalangan militer.
Surat kabar Maariv melaporkan, seorang tentara pada 6 Desember lalu bunuh diri setelah menderita stres pascatrauma usai bertugas di Gaza.
Sebelum itu seorang perwira cadangan dari Brigade Givati juga bunuh diri, setelah mengalami tekanan psikologis.
Menurut data militer Israel yang diterbitkan pada Oktober, terjadi 279 percobaan bunuh diri oleh tentara selama 18 bulan perang, sebanyak 36 di antaranya berujung kematian.