8 Tahun Lagi, China Bisa Salip AS Sebagai Kekuatan Ekonomi Terbesar Dunia

Ahmad Islamy Jamil
Bendera AS dan China (ilustrasi). (Foto: Ist.)

Sementara, Amerika Serikat kemungkinan akan mengalami rebound yang kuat pascapandemi pada 2021. Pertumbuhannya akan melambat menjadi 1,9 persen per tahun antara 2022 dan 2024, dan kemudian menjadi 1,6 persen per tahun setelah itu.

Jepang akan tetap menjadi kekuatan ekonomi terbesar ketiga dunia sampai awal 2030-an. Setelah itu, kata CEBR, posisi tersebut akan diambil alih oleh India. Adapun Jerman turun dari peringkat keempat menjadi kelima.

Inggris, yang saat ini merupakan ekonomi terbesar kelima menurut ukuran CEBR, akan turun ke posisi keenam mulai 2024.

CEBR juga menyatakan, dampak pandemi Covid pada ekonomi global kemungkinan akan muncul dalam wujud inflasi yang lebih tinggi, bukan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat. “Kami melihat siklus ekonomi dengan kenaikan suku bunga pada pertengahan 2020-an,” kata lembaga itu. 

Kondisi ini tentunya akan menimbulkan tantangan bagi para pemerintah yang telah meminjam uang secara besar-besaran untuk mendanai respons mereka terhadap krisis Covid-19.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

57 tahun lalu

Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Steinmeier, Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan RI-Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal