670 Orang Tertimbun Longsor di Papua Nugini, Lokasi Hanya Bisa Dijangkau Pakai Helikopter

Anton Suhartono
Tim penyelamat terus berupaya mencari korban tanah longsor di Papua Nugini. Diperkirakan lebih dari 670 orang tertimbun longsor tanah bercampur bebatuan besar (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Tim penyelamat terus berupaya mencari korban tanah longsor di Papua Nugini (PNG). Diperkirakan lebih dari 670 orang tertimbun bersama rumah mereka di Provinsi Enga.

Longsor terjadi pada Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 03.00 waktu setempat saat warga terlelap tidur. Tanah bercampur bebatuan besar menerjang penduduk satu desa, menimbun mereka hingga ketinggian 8 meter. Kondisi tanah yang tak stabil menyulitkan proses pencarian para korban.

Badan migrasi PBB menyatakan sekitar 1.250 orang penduduk di sekitaar lokasi terdampak longsor telah mengungsi. Sekitar 150 rumah terkubur dan lebih dari 250 unit di dekatnya ditinggalkan warga karena khawatir ikut tertimbun.

“Rumah-rumah tersebut terkubur di bawah tanah sekitar 8 meter. Jadi ada cukup banyak puing yang harus digali,” kata Justine McMahon, direktur CARE International PNG, kepada stasiun televisi Asutralia ABC, Senin (27/5/2024).

Dia menambahkan kondisi tanah yang tidak stabil menghambat upaya penyelamatan serta bisa membahayakan sekitar 4.000 warga yang tinggal di daerah terkena dampak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Korban Tewas Tabrakan Bus ALS dan Truk Tangki Bertambah Jadi 17 Orang, Terakhir Warga Tegal

Nasional
5 hari lalu

Terungkap! Ini Identitas Sopir Bus ALS dan Truk Tangki yang Terlibat Kecelakaan

Nasional
7 hari lalu

Sumatra-Jawa Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Waspada Banjir Bandang hingga Longsor

Internasional
12 hari lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal