67 Korban Gempa Turki Diselamatkan dari Reruntuhan Gedung dalam Sehari, Masih Ada Harapan

Anton Suhartono
Tim SAR Turki menyelamatkan 67 orang dari reruntuhan bangunan dalam sehari pada Jumat (10/2) (Foto: Reuters)

Korban pertama yang diselamatkan adalah Menekse Tabak (70) di Provinsi Provinsi Kahramanmaras. Satu korban lainnya adalah Masallah Cicek (55). Dia diselamatkan dari puing-puing bangunan yang runtuh di Kota Diyarbakir.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan pihaknya mengerahkan 31.000 petugas ke seluruh wilayah terdampak gempa. Mereka berpacu dengan waktu untuk terus menggali bangunan yang runtuh guna mencari korban.

Lebih dari 80.000 orang dirawat di rumah sakit, sementara 1,05 juta lainnya kehilangan tempat tinggal akibat gempa dahyat.

Oktay menegaskan, pemerintah berupaya menyediakan tempat tinggal permanen untuk korban gempa dalam setahun.

"Tujuan utama kami adalah memastikan mereka kembali ke kehidupan normal dengan memberikan perumahan permanen dalam waktu setahun, dan menyembuhkan penderitaan mereka secepat mungkin," kata Oktay.

Berdasarkan data badan penanggulangan bencana Turki AFAD, hingga Sabtu sian WIB 20.655 orang tewas dan 80.000 lebih luka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk

57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal