Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong yang baru memenangkan jabatan sebagai kepala pemerintahan baru mendapat gelar master di bidang administrasi publik dari Harvard Kennedy School pada 2004. Ia juga memperoleh gelar sarjana dan master dalam bidang ekonomi dari University of Wisconsin-Madison dan University of Michigan.
Presiden Taiwan Lai Ching Te terjun ke politik setelah meningkatnya ketegangan militer dengan China pada pertengahan 1990-an. Ia memperoleh gelar master kesehatan masyarakat dari Universitas Harvard pada 2003 dan menjadi satu dari sedikit dokter di Taiwan dengan keahlian dalam rehabilitasi, perawatan klinis, dan kesehatan masyarakat.
Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis meraih gelar sarjana dalam Studi Sosial dari Universitas Harvard. Setelah itu dia memperoleh gelar MA dalam hubungan internasional dari Universitas Stanford serta gelar MBA dari Sekolah Bisnis Harvard.
Presiden Ekuador Daniel Noboa menimba ilmu di sejumlah kampus AS dan menerima gelar master dalam bidang administrasi publik pada 2020 dari Harvard Kennedy School.
Presiden Moldova Maia Sandu memperoleh gelar master dalam kebijakan publik setelah menyelesaikan studinya di Kennedy School of Public Administration di Universitas Harvard pada 2010.
Presiden Botswana Duma Boko merupakan seorang pengacara hak asasi manusia lulusan Harvard. Dia belajar hukum di Universitas Botswana sebelum menerima gelar master di Fakultas Hukum Universitas Harvard pada 1995.