Berbeda dengan ganja dan heroin, kertas linting diikatkan di punggung si kucing menggunakan bahan pelindung agar tidak mudah terdeteksi.
Petugas menara pengawas curiga saat melihat bercak abu-abu pada bulu kucing yang tampak tidak biasa. Kucing itu berkeliaran di area berumput dekat pagar kawat berduri penjara. Setelah dibunyikan alarm, tim segera menangkapnya dan menemukan bungkusan narkoba.
Kementerian Kehakiman Kosta Rika merilis video penangkapan tersebut di Facebook hingga menjadi viral. Dalam video itu terlihat bagaimana aparat menangani hewan tersebut dengan hati-hati dan mengekstrak paket narkoba dari tubuhnya.
Ikatan dibuat sangat kuat sampai-sampai petugas harus menggunakan gunting untuk melepasnya dari kulit kucing itu. Kucing tersebut hanya pasrah saat petugas melepas ikatan di tubuhnya.
Pihak kepolisian penjara masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan kaki tangan dari luar lingkungan penjara serta memeriksa rekaman CCTV untuk melacak pola pengiriman. Diduga, bukan kali ini kucing dimanfaatkan sebagai kurir narkoba.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya kejahatan narkoba di Kosta Rika. Pada 2023, pihak berwenang mencatat penyitaan lebih dari 21 ton kokain, menunjukkan bahwa negara ini sedang menghadapi gelombang besar peredaran narkotika.