Badan cuaca nasional Spanyol mengungkap, curah hujan tertinggi berada di daerah Chiva, salah satu lokasi terparah. Curah hujan yang biasanya untuk 20 bulan atau 1 tahun 8 bulan turun hanya dalam 8 jam. Tak heran jika badan cuaca menyebutnya sebagai banjir luar biasa.
Badai yang memicu hujan terkonsentrasi di daerah aliran Sungai Magro dan Turia serta hilir Poyo. Air tumpah dari sungai ke tepian, menghanyutkan apa pun yang dijumpai, termasuk kendaraan.
Saat itu warga yang sedang pulang ke rumah tak sadar bahaya mengintai. Air dengan cepat memenuhi jalan-jalan dan perumahan, tak memberikan banyak waktu untuk mereka menyelamatkan diri. Dalam sekejap mata, air berlumpur menutupi jalan, rel kereta, hingga memasuki rumah-rumah serta tempat usaha pinggiran selatan Kota Valencia.
Beberapa korban di lokasi terdampak bajir Valencia menyebut gelombang air yang di jalanan dan permukiman seperti gelombang tsunami. Air menyapu apa pun di jalanan termasuk mobil.
Di Kota Algemesi banjir melanda tanpa peringatan.
Air bercampur lumpur yang pekat mengalir deras di sepanjang jalan.