B-52 H Stratofortress memiliki bentang sayap 56,4 meter, panjang 48,5 meter, dan tinggi 12,4 meter. Berat lepas landas maksimum mencapai 219.600 kilogram. B-52 H dapat terbang di ketinggian 50.000 kaki.
Pesawat yang mampu melesat dengan kecepatan 1.040 km per jam ini dilengkapi dengan dua sensor penglihatan elektro optik dan sensor inframerah canggih. Perangkat itu membantu pesawat dalam meningkatkan penargetan taget musuh.
Sistem pada pesawat juga bisa mendeteksi, mengidentifikasi, serta mengawasi target pada jarak jauh dalam segala kondisi cuaca. Diketahui, B-52 H Stratofortress pernah mengalami kecelakaan saat membawa bom nuklir pada Januari 1961 di Kota Goldsboro, Carolina Utara.
2. B-21 Raider
B-21 Raider merupakan pesawat pengebom berkemampuan nuklir terbaru AS. Pesawat buatan Northrop Grumman ini baru diluncurkan pada awal Desember dan akan menjalani uji terbang perdana pada pertengahan 2023. Tak lama setelah itu diperkirakan akan memperkuat armada AU sebagai pengganti dari pengebom B-2.
Pesawat ini diklaim lebih canggih dengan penggunaan teknologi siluman terdepan serta komunikasi.