4. Benazir Bhutto, Pakistan
Benazir Bhutto merupakan politisi Pakistan yang memimpin Partai Rakyat Pakistan (PPP). Dia merupakan perempuan pertama yang pernah menjadi perdana menteri di Pakistan. Dia dua kali menjadi perdana menteri yakni 1988-1990 dan 1993-1996.
Bhutto tewas saat kampanye untuk pencalonan diri pada pemilu 2008. Saat itu, serangan bom dan rentetan tembakan terjadi di Rawalpindi, daerah dekat Ibu Kota Islamabad, 27 Desember 2007.
Bhutto tewas dengan luka tembak di leher. Pelaku penembakan lalu meledakkan bom bunuh diri.
5. Juan Jose Torres, Bolivia
Juan José Torres merupakan Presiden ke-61 Bolivia yang berasal dari kalangan militer dan berpikiran progressif. Dia hanya memerintah dari Oktober 1970 hingga Agustus 1971. Saat Torres sedang berjuang mengubah Bolivia, kelompok sayap kanan mulai merancang penggulingan Torrres.
Puncaknya, pada 21 Agustus 1971, militer sayap kanan yang dipimpin oleh Kolonel Hugo Banzer melancarkan kudeta. Torres pun akhinya diasingkan ke Buenos Aires, Argentina.
Namun, pada tahun 1976, militer Argentina di bawah Jorge Videla juga melancarkan kudeta. Begitu berkuasa, Videla terlibat dalam operasi condor untuk membasmi gerakan kiri di Amerika Latin.
Dengan operasi condor ini pula, Torres ditembak mati oleh pasukan pembunuh suruhan Jorge Videla.