5 Orang di Iran Meninggal akibat Virus Korona, Sejumlah Kampus dan Sekolah Ditutup

Nathania Riris Michico
Perempuan Iran mengenakan masker saat virus korona mulai menyebar. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)

Wabah COVID-19 di Iran pertama kali muncul pada Rabu lalu, ketika pihak berwenang menyebut virus itu merenggut nyawa dua orangtua di Qom, sebuah kota Syiah di selatan Teheran.

Itu merupakan kematian pertama yang dikonfirmasi dari virus korona di Timur Tengah.

"Kami memiliki 10 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi," kata juru bicara kementerian kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, kepada televisi pemerintah.

"Salah satu kasus baru sayangnya meninggal," ujar dia.

Delapan dari yang terpapar virus dirawat di Qom dan dua di Teheran, tanpa menyebutkan di mana kematian itu terjadi.

Saat ini ada 28 jumlah total yang dikonfirmasi terinfeksi di Iran.

Berdasarkan angka resmi, hampir 18 persen dari mereka yang terinfeksi virus korona baru di Iran meninggal.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal