Departemen Luar Negeri AS bahkan telah mengeluarkan peringatan perjalanan level 4 untuk Venezuela, yang menunjukkan bahwa negara tersebut tidak aman sebagai negara tujuan bepergian.
Posisi kedua diisi oleh Papua Nugini dengan indeks kejahatan 80,79. Kejahatan di Papua Nugini didominasi oleh kekerasan, dan juga kejahatan terorganisir berupa korupsi yang terjadi di kota-kota besar.
Hal tersebut dipicu oleh perubahan sosial, ekonomi, dan politik yang cepat. Selain itu, letak geografi Papua Nugini menjadi tempat yang strategis untuk perdagangan narkoba dan manusia.
Afrika Selatan memiliki tingkat kejahatan tertinggi ketiga di dunia, dengan total indeks 76,86. Tingkat kejahatan didominasi dengan kasus penyerangan, pemerkosaan, pembunuhan, dan tindakan kekerasan lainnya.
Hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor, yakni tingkat kemiskinan yang tinggi, ketidaksetaraan pengangguran, pengucilan sosial, dan normalisasi kekerasan.