5 Fakta Penggulingan PM Pakistan Imran Khan

Umaya Khusniah
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan digulingkan melalui mosi tidak percaya di DPR. (Foto: ist)

ISLAMABAD, iNews.id - Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan digulingkan melalui mosi tidak percaya di DPR. Dia dianggap gagal membangun ekonomi Pakistan dan memenuhi janji kampanye. 

Hasil pemungutan suara di DPR diumumkan tepat sebelum jam 01.00 dini hari Minggu (10/4/2022). Hasilnya, partai-partai oposisi mampu mengamankan 174 suara di majelis yang beranggotakan 342 orang untuk mendukung mosi tidak percaya. 

Berikut fakta-fakta penggulingan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan: 

1. Imran Khan merupakan PM Pakistan pertama yang digulingkan lewat mosi tidak percaya 

Khan memang bukan PM Pakistan pertama yang lengser sebelum akhir masa jabatannya. Meski demikian, Khan merupakan perdana menteri Pakistan pertama yang digulingkan dengan mosi tidak percaya. 

Pemungutan suara pada Sabtu terjadi setelah anggota parlemen oposisi mengajukan mosi tidak percaya ke parlemen minggu lalu. Pengajuan mosi tak percaya itu dalam upaya untuk menggulingkan Khan dari kekuasaan.

Partai-partai oposisi mampu meraih 174 suara di majelis yang beranggotakan 342 orang untuk mendukung mosi tidak percaya tersebut. Jumlah tersebut menjadikannya suara mayoritas.

2. Khan menuduh ada konspirasi Amerika Serikat

Khan tidak akan mengakui pemerintah oposisi. Dia mengklaim, meski tanpa bukti, ada konspirasi yang dipimpin AS untuk menyingkirkannya.

Anggota partai politik Khan, Qasim Suri mengatakan pengajuan mosi tidak percaya menunjukkan adanya campur tangan asing. 

Pada hari Jumat (8/4/2022), Khan meminta para pendukungnya untuk menggelar aksi unjuk rasa secara nasional pada hari Minggu (10/4/2022).

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Pakistan, Turki Berusaha Cegah Perang Lanjutan Iran Vs Israel-AS: Pintu Belum Tertutup!

Internasional
19 jam lalu

Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Internasional
4 hari lalu

Menhan Pakistan: Semoga Pihak yang Beri Izin Israel Tinggal di Tanah Palestina Masuk Neraka!

Internasional
4 hari lalu

Trump Ancam Iran Jelang Perundingan Damai: Kapal Perang AS Sedang Diisi Amunisi Lebih Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal