Pemimpin sementara Bangladesh Muhammad Yunus menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden tersebut dan memerintahkan penyelidikan penuh. Militer Bangladesh juga telah membentuk komite investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, meskipun dugaan awal menunjukkan kerusakan mekanis pada pesawat.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas pertahanan mengenai temuan awal dari investigasi tersebut.
Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan militer paling mematikan di kawasan pemukiman Bangladesh dan mengguncang seluruh negeri, khususnya komunitas pendidikan yang kehilangan banyak generasi muda dalam sekejap.